5 Contoh Profil Linkedin yang Bagus dan Menarik

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:33:48 WIB
contoh linkedin yang bagus

Jakarta - Contoh LinkedIn yang bagus sangat penting bagi siapa pun yang ingin membangun karier dan jaringan profesional secara efektif. 

Profil yang dirancang dengan baik tidak hanya memperluas koneksi, tetapi juga meningkatkan peluang diterima oleh rekruter. 

Di Indonesia, jumlah pengguna LinkedIn terus meningkat setiap tahunnya. 

Berdasarkan data per awal 2024, tercatat sekitar 26 juta pengguna aktif, yang menunjukkan bahwa persaingan untuk menarik perhatian di platform ini semakin ketat.

Maka dari itu, memiliki profil LinkedIn yang menonjol menjadi suatu keharusan bagi profesional yang ingin terlihat serius dan kredibel. 

Profil yang baik seharusnya mencerminkan pengalaman, keahlian, dan prestasi secara jelas, sambil tetap menunjukkan kepribadian autentik penggunanya. 

Hal ini akan membuat orang lain, termasuk perekrut, lebih mudah memahami nilai yang bisa kamu bawa ke dalam tim atau perusahaan mereka.

Selain itu, profil LinkedIn yang efektif juga dilengkapi dengan foto profesional, headline yang informatif, ringkasan yang menarik, serta pengalaman kerja dan pendidikan yang terperinci. 

Penggunaan kata kunci yang tepat di bagian pengalaman atau keahlian juga sangat membantu agar profilmu mudah ditemukan dalam pencarian oleh rekruter.

Selanjutnya, menambahkan rekomendasi, sertifikasi, proyek, hingga aktivitas sukarela dapat menambah kredibilitas dan memperlihatkan sisi profesionalmu secara lebih lengkap. 

Jangan lupa untuk selalu memperbarui profil secara berkala agar tetap relevan dengan tren industri dan pengalaman terbaru yang kamu miliki.

Dengan mengikuti panduan ini dan mencontoh profil yang efektif, kamu bisa menciptakan contoh LinkedIn yang bagus yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu membuka lebih banyak peluang profesional.

Apa Itu Profil LinkedIn?

Profil LinkedIn merupakan halaman pribadi yang kamu buat untuk menampilkan pengalaman dan pencapaian karier. 

Melalui profil ini, kamu dapat membagikan informasi terkait pekerjaan yang telah kamu lakukan, keterampilan yang dikuasai, serta berbagai pencapaian yang berhasil diraih.

Pentingnya profil LinkedIn terletak pada manfaatnya yang besar dalam mendukung pengembangan karier, antara lain untuk:

  • Membangun citra profesional;
  • Meningkatkan kredibilitas diri;
  • Memperluas jaringan profesional;
  • Mencari peluang kerja;
  • Mengembangkan bisnis;
  • Bergabung dengan komunitas profesional yang relevan.

Namun, hanya memiliki akun LinkedIn saja tidak cukup. Profil yang tidak lengkap atau tidak menarik bisa membuatmu kesulitan ditemukan oleh pihak perekrut. 

Berdasarkan penelitian yang dikutip dari Forbes, ada beberapa alasan mengapa profil LinkedIn tidak menarik perhatian recruiter, di antaranya:

  • Profil yang belum terisi sepenuhnya;
  • Pengalaman kerja yang kurang mendalam atau jelas;
  • Pencapaian yang tidak dijelaskan dengan baik;
  • Headline yang tidak menarik atau tidak informatif;
  • Bagian "about" atau "ringkasan diri" yang ditulis secara asal-asalan;
  • Tidak mencantumkan keterampilan utama yang relevan;
  • Foto profil yang tidak profesional.

Untuk membuat profil LinkedIn yang menonjol, pastikan bahwa semua bagian dari profilmu sudah terisi dengan baik dan menarik. 

Dengan profil yang lengkap dan profesional, peluang untuk membangun karier dan memperluas jaringan akan semakin terbuka lebar.

Contoh Profil LinkedIn yang Bagus dan Menarik

Menyusun profil LinkedIn yang menarik dapat membuka peluang lebih besar dalam karier dan memperluas jaringan profesional. 

Profil yang efektif tidak hanya mencakup pengalaman kerja, tetapi juga mencerminkan keterampilan, pencapaian, dan aktivitas yang relevan dengan bidang yang digeluti. 

Berikut ini adalah beberapa contoh LinkedIn yang bagus sebagai inspirasi untuk membuat profil yang lebih profesional dan menarik.

1. Contoh Profil LinkedIn Profesional Andhika Sudarman

Profil LinkedIn Andhika Sudarman bisa menjadi referensi yang baik bagi siapa saja yang ingin membangun profil profesional dan menarik di platform ini. Berikut adalah beberapa alasan mengapa profil ini patut dicontoh:

  • Headline yang padat dan menarik. Headline "CEO at Dealls/Kantorku • Ex-Harvard/MIT • We are hiring!" memberikan informasi yang jelas mengenai jabatan Andhika serta latar belakang pendidikannya yang mumpuni.
  • Ringkasan yang mendalam dan jelas. Andhika secara singkat dan detail menguraikan perjalanan karirnya, termasuk latar belakang pendidikan di Harvard/MIT, pencapaian yang telah diraih, serta kutipan wawancara yang memperkuat personal branding-nya.
  • Pengalaman kerja yang terperinci dan terukur. Setiap pengalaman kerja ditampilkan dengan penjelasan mengenai tanggung jawab dan pencapaian yang didukung oleh angka konkret, foto, dan dokumen pendukung yang relevan.
  • Proyek, publikasi, dan penghargaan yang lengkap. Untuk menunjukkan kontribusinya di bidang konsultasi dan pengembangan diri, Andhika melengkapi profilnya dengan informasi tentang proyek, publikasi, dan penghargaan yang telah diterima, sehingga meningkatkan kredibilitasnya.
  • Aktif berbagi konten. Andhika secara rutin membagikan wawasan seputar karir dan peluang kerja, serta mengisi bagian "featured" dengan pencapaian atau konten penting lainnya.

2. Contoh Profil LinkedIn Profesional Maudy Ayunda

Maudy Ayunda juga memiliki profil LinkedIn yang patut dijadikan acuan, terutama bagi mereka yang ingin membuat profil yang informatif dan menarik. Berikut beberapa poin penting yang bisa diambil dari profilnya:

  • Headline yang jelas dan langsung. Maudy mencantumkan headline "Storyteller | Founder | Angel Investor | Forbes 30 Under 30 | Stanford University Graduate School of Business", yang langsung memberikan gambaran tentang siapa Maudy, pencapaian yang telah diraih, serta keahliannya.
  • Ringkasan yang singkat namun padat. Dalam bagian summary, Maudy menjelaskan perjalanan karirnya di dunia hiburan dan pendidikan secara singkat, sambil menyertakan ajakan untuk berkolaborasi.
  • Pengalaman kerja yang mendalam dan menarik. Setiap posisinya dijelaskan dengan jelas, mencakup tanggung jawab serta pencapaian yang telah dicapai. Dia juga menyertakan foto, dokumen, dan berita yang relevan untuk mendukung bukti pencapaian tersebut.
  • Foto profesional. Foto profil Maudy menunjukkan citra yang profesional dan positif, yang membantu meningkatkan kepercayaan dan memperkuat personal branding-nya.
  • Bagian proyek, publikasi, dan penghargaan yang terperinci. Maudy tidak hanya mencantumkan kontribusinya di bidang yang digelutinya, tetapi juga menyertakan penghargaan yang telah diterima, menambah kredibilitas dan nilai profilnya.

3. Contoh Profil LinkedIn Profesional Vina Maulina

Vina Maulina adalah seorang HRD sekaligus content creator yang dikenal aktif membagikan konten karier di platform seperti TikTok. 

Profil LinkedIn miliknya bisa dijadikan contoh yang sangat baik bagi mereka yang ingin membuat profil yang menarik dan terstruktur dengan baik. Berikut beberapa hal penting yang bisa kamu tiru dari profilnya:

  • Headline yang jelas dan tepat sasaran. Vina memilih headline "HR Practitioner & Content Creator", yang secara langsung menggambarkan profesinya saat ini. Headline ini padat, jelas, dan relevan dengan keahlian yang dimiliki.
  • Bagian "About" yang terperinci dan menarik. Di bagian ini, Vina dengan rinci menguraikan perjalanan karirnya di dunia komunikasi dan human resources selama 8 tahun. 

Ia juga tidak lupa menambahkan prestasi besarnya, seperti Forbes 30 Under 30 Asia, Forbes Indonesia Digital Stars, dan TikTok Awards: Best Learning & Education.

  • Pengalaman yang terorganisir dengan baik. Vina menuliskan setiap pengalaman kerjanya dengan jelas menggunakan bullet point, dilengkapi dengan angka atau data yang terukur untuk menunjukkan hasil kerja. 

Dokumentasi seperti screenshot atau bukti kerja juga dilampirkan untuk memperkuat setiap pencapaian.

  • Bagian pendukung yang lengkap dan kaya informasi. Tidak hanya mencantumkan pengalaman kerja, Vina juga menambahkan bagian licenses & certifications, honors & awards, serta pengalaman volunteering yang semakin menambah nilai profilnya.
  • Rekomendasi dari profesional di industri terkait. Vina mendapatkan rekomendasi dari beberapa expert di bidang yang sama, yang semakin memperkuat kredibilitasnya di LinkedIn.

4. Contoh Profil LinkedIn Profesional Sadam Permana

Sadam Permana, seorang content creator yang aktif di TikTok, memiliki profil LinkedIn yang patut dijadikan contoh terutama bagi fresh graduate. 

Sadam dikenal berkat konten seputar lomba debat, dan meskipun ia seorang lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, ia berhasil membangun profil yang menarik dan profesional. 

Berikut adalah beberapa elemen penting dari profil LinkedIn Sadam yang bisa kamu tiru:

  • Bagian "About" yang jelas dan terstruktur. Di bagian ini, Sadam menjelaskan secara rinci tentang perjalanan karirnya, termasuk pengalaman mengikuti berbagai lomba debat selama kuliah dan kariernya sebagai content creator. 

Ia juga menyampaikan dengan jelas arah karir yang ingin ia tuju, yakni bekerja di bidang business law.

  • Pengalaman yang terstruktur dan berbasis data. Sadam menulis pengalamannya dengan ringkas namun jelas, didukung oleh angka yang menggambarkan pencapaian dalam setiap posisinya. 

Ini menunjukkan komitmennya untuk memberikan bukti nyata dari setiap pekerjaan yang dilakukannya.

  • Bagian pendidikan yang lengkap dan mendalam. Tidak hanya mencantumkan nama universitas, Sadam juga menyoroti pencapaian akademis dan non-akademis selama kuliah, seperti predikat cumlaude dan penghargaan mahasiswa berprestasi di Fakultas Hukum UI.
  • Elemen tambahan yang memperkuat profil. Sadam menambahkan informasi tambahan, seperti pengalaman volunteering, honors & awards, dan bahasa yang dikuasainya, yang semakin memberikan nilai tambah pada profil LinkedIn-nya.

5. Contoh Profil LinkedIn Menarik Jessica Margareth

Jessica Margareth dikenal sebagai salah satu peserta Clash of Champions (COC) yang berkompetisi bersama Maxwell, Xaviera, dan Sandy. 

Jika kamu baru memulai karier sebagai fresh graduate atau mahasiswa yang sedang mencari kesempatan magang, profil LinkedIn Jessica bisa menjadi referensi yang sangat baik. 

Seperti halnya Sadam, Jessica juga memiliki pengalaman berharga di Unilever melalui program management trainee UFLP (Unilever Future Leaders Program). 

Berikut adalah beberapa poin menarik dari profil LinkedIn Jessica yang dapat menjadi inspirasi:

  • Headline yang lengkap dan informatif. Jessica menyusun headline LinkedIn-nya dengan sangat jelas, mencantumkan pengalamannya serta pencapaian yang relevan, seperti: "UFLP Supply Chain 2024 | YLI by McKinsey & Co. | Public Speaker | Ex-Tokopedia, Ruangguru | Industrial Engineering ITB Graduate."
  • Bagian "About" yang terstruktur dengan pendekatan past-present-future. Di bagian "About", Jessica mengadopsi pendekatan yang membahas perjalanan kariernya secara terstruktur. 

Ia mengawali dengan pengalaman masa lalu, yaitu studi di Teknik Industri ITB dan berbagai kegiatan akademik, kepemimpinan, serta pengalaman magang yang dimiliki. 

Ia kemudian berbicara tentang perannya saat ini dan keterampilan yang dikuasainya, serta menjelaskan tujuan kariernya di masa depan dan bagaimana ia berencana mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.

  • Menampilkan bukti prestasi melalui "Featured Section". Jessica memanfaatkan bagian "Featured" di profil LinkedIn untuk memamerkan pencapaian dan bukti-bukti penting. 

Salah satu yang ditampilkan adalah link berita yang membahas pengalamannya di Clash of Champions, serta pencapaiannya yang luar biasa, termasuk IPK nyaris sempurna 3.97.

  • Pengalaman kerja yang disusun dengan rapi. Jessica menjelaskan pengalaman kerjanya dengan sangat jelas, dimulai dengan memperkenalkan perusahaan yang pernah ia jalani sehingga pembaca memahami konteks peran yang diembannya. 

Kemudian, ia menjelaskan tugas dan hasil kerjanya menggunakan bullet points yang singkat dan jelas, dengan menambahkan angka dan data yang terukur untuk menunjukkan pencapaian yang lebih objektif dan kredibel.

  • Bagian pendidikan yang lengkap dan terperinci. Jessica juga menampilkan riwayat pendidikannya di ITB secara sangat detail, mencakup IPK, judul skripsi, serta aktivitas dan organisasi yang ia ikuti selama kuliah.

Kelima contoh profil LinkedIn di atas menunjukkan bahwa untuk membangun profil yang efektif, dibutuhkan headline yang jelas, summary yang informatif, serta pengalaman kerja yang terperinci.

Headline pada profil LinkedIn sebaiknya singkat dan langsung mencerminkan keahlian utama yang dimiliki. 

Sedangkan pada bagian summary, pastikan untuk menggambarkan latar belakang secara ringkas dan memberikan ajakan untuk berkolaborasi. 

Menyertakan bukti nyata seperti foto profesional, dokumen, atau publikasi juga sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas.

Secara keseluruhan, profil LinkedIn yang baik harus mampu mencerminkan dirimu secara profesional, menonjolkan keahlian yang kamu miliki, serta menunjukkan pencapaian yang telah diraih!

Sebagai penutup, dengan mengadopsi beberapa elemen dari contoh LinkedIn yang bagus, kamu bisa membuat profil yang lebih profesional dan menarik perhatian rekruter atau klien potensial.

Terkini