Nindya Karya Kebut Proyek Garam Nasional Di Rote Ndao

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:48:31 WIB
PT Nindya Karya (Persero) menggenjot pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Nindya Karya (Persero) menggenjot pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mendukung penuh program swasembada garam nasional.

Perkembangan proyek tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto pada hari Kamis (30/7/2026). 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Garam Abraham Mose, Direktur Utama PT Nindya Karya Firmansyah, serta Direktur Operasi 1 PT Nindya Karya Fatchurrohman.

Peninjauan lapangan ini dilaksanakan guna memantau progres pembangunan kawasan yang menjadi langkah penting pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada garam nasional. 

Bertindak sebagai kontraktor pelaksana, Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk terus memacu percepatan infrastruktur kawasan pergaraman terpadu, yang dirancang khusus untuk mendongkrak kapasitas produksi garam dalam negeri sekaligus memperkokoh ketahanan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa kehadiran K-SIGN diharapkan mampu memberikan dampak positif serta kesejahteraan bagi masyarakat di Rote Ndao maupun wilayah Nusa Tenggara Timur secara keseluruhan.

"Jika kami ingin mandiri, maka produksi harus diperkuat agar hasilnya dinikmati oleh masyarakat kami sendiri," ujar Zulkifli.

Selain itu, Zulkifli turut menekankan bahwa akselerasi pembangunan kawasan industri garam ini bakal terus digenjot selaras dengan arahan dari Presiden. 

Di samping itu, Zulkifli mendorong pemerintah daerah beserta seluruh pihak terkait agar senantiasa merawat kolaborasi yang erat, sehingga proses pembangunan berjalan optimal dan mendatangkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah mengutarakan bahwa pembangunan K-SIGN merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam menyukseskan program swasembada nasional lewat penguatan fondasi infrastruktur sektor pangan.

"Pembangunan K-SIGN menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kapasitas produksi garam dalam negeri, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terciptanya kemandirian industri garam Indonesia," kata Firmansyah dalam siaran pers, Sabtu (1/8/2026).

Menambahkan keterangannya, Firmansyah menyebutkan bahwa pihak perusahaan senantiasa mengutamakan standar kualitas konstruksi, aspek keselamatan kerja, ketepatan jadwal penyelesaian, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam tiap tahap pembangunan kawasan tersebut. 

Langkah strategis ini ditempuh supaya K-SIGN mampu menghadirkan nilai tambah jangka panjang bagi warga pesisir sekaligus memperkokoh rantai pasok garam nasional secara menyeluruh.

Terkini

Nindya Karya Kebut Proyek Garam Nasional Di Rote Ndao

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:48:31 WIB

Belanja Pemerintah Jadi Penopang Ekonomi Kuartal II-2026

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:46:32 WIB

OJK Dorong Transformasi Digital Industri Dana Pensiun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:45:01 WIB

Panduan Lengkap Beli Tiket GIIAS 2026 Online

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:43:31 WIB