JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat atau KUR dari Bank BRI masih menjadi pilihan utama pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang membutuhkan tambahan modal usaha dengan bunga yang relatif ringan.
Program ini dirancang untuk membantu pengusaha kecil agar dapat mengembangkan bisnis mereka tanpa terbebani bunga pinjaman yang terlalu tinggi. Melalui fasilitas pembiayaan ini, banyak pelaku UMKM mulai mempertimbangkan pinjaman sebagai langkah strategis memperluas usaha.
Pada Maret 2026, informasi mengenai tabel KUR BRI kembali banyak dicari oleh masyarakat khususnya pelaku usaha yang ingin mengetahui simulasi cicilan pinjaman.
Salah satu jumlah pinjaman yang cukup sering dicari adalah pinjaman sebesar Rp 50 juta karena dianggap cukup untuk menambah modal usaha kecil.
Dengan memahami besaran cicilan sejak awal, pelaku usaha dapat menyesuaikan rencana keuangan usaha mereka secara lebih matang.
Seorang pelaku usaha kecil bahkan sempat menanyakan kepada petugas bank mengenai pilihan cicilan yang tersedia. Ia berkata bahwa dirinya ingin menambah modal tetapi tetap ingin cicilan yang aman bagi arus kas usahanya.
Petugas bank kemudian menjelaskan bahwa tabel simulasi cicilan dapat membantu menentukan tenor yang paling sesuai dengan kemampuan usaha.
Simulasi Cicilan KUR BRI Pinjaman Rp 50 Juta
Simulasi cicilan KUR BRI biasanya menggunakan suku bunga sekitar 6 persen efektif per tahun sesuai ketentuan program pemerintah.
Besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulan akan bergantung pada pilihan tenor pinjaman yang dipilih oleh debitur. Semakin panjang jangka waktu pinjaman maka cicilan bulanan akan semakin ringan.
Berikut perkiraan cicilan KUR BRI pinjaman Rp 50 juta berdasarkan simulasi yang tersedia. Angka ini menjadi gambaran awal bagi pelaku usaha sebelum memutuskan tenor pinjaman yang paling sesuai. Namun besaran cicilan sebenarnya dapat sedikit berbeda tergantung kebijakan kantor cabang bank serta hasil analisis kredit.
Tenor 12 bulan
Rp 4.326.337 per bulan
Tenor 18 bulan
Rp 2.934.249 per bulan
Tenor 24 bulan
Rp 2.238.629 per bulan
Tenor 36 bulan
Rp 1.543.855 per bulan
Tenor 48 bulan
Rp 1.197.312 per bulan
Tenor 60 bulan
Rp 990.060 per bulan
Jika memilih tenor paling panjang yaitu 60 bulan atau lima tahun maka cicilan yang harus dibayar setiap bulan menjadi jauh lebih ringan. Pilihan tenor ini sering dipilih oleh pelaku usaha yang ingin menjaga stabilitas arus kas bisnis mereka. Namun perlu diperhatikan bahwa semakin lama tenor pinjaman maka total bunga yang dibayarkan selama masa kredit juga akan lebih besar.
Simulasi Pinjaman KUR BRI dari Rp 1 Juta hingga Rp 90 Juta
Selain pinjaman Rp 50 juta, program KUR BRI juga menyediakan plafon pinjaman yang lebih kecil maupun lebih besar sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Fasilitas ini membuat pengusaha mikro memiliki banyak pilihan dalam menentukan jumlah pinjaman yang ingin diajukan. Berikut simulasi cicilan KUR BRI untuk beberapa jumlah pinjaman dengan tenor 12 hingga 60 bulan.
Pinjaman Rp 1 juta
12 bulan : Rp 86.527
18 bulan : Rp 58.685
24 bulan : Rp 44.773
36 bulan : Rp 30.877
48 bulan : Rp 23.946
60 bulan : Rp 19.801
Pinjaman Rp 5 juta
12 bulan : Rp 432.634
18 bulan : Rp 293.425
24 bulan : Rp 223.863
36 bulan : Rp 154.385
48 bulan : Rp 119.731
60 bulan : Rp 99.006
Pinjaman Rp 10 juta
12 bulan : Rp 865.267
18 bulan : Rp 586.850
24 bulan : Rp 447.726
36 bulan : Rp 308.771
48 bulan : Rp 239.462
60 bulan : Rp 198.012
Pinjaman Rp 20 juta
12 bulan : Rp 1.730.535
18 bulan : Rp 1.173.700
24 bulan : Rp 895.452
36 bulan : Rp 617.542
48 bulan : Rp 478.925
60 bulan : Rp 396.024
Pinjaman Rp 30 juta
12 bulan : Rp 2.595.802
18 bulan : Rp 1.760.550
24 bulan : Rp 1.343.177
36 bulan : Rp 926.313
48 bulan : Rp 718.387
60 bulan : Rp 594.036
Pinjaman Rp 40 juta
12 bulan : Rp 3.461.070
18 bulan : Rp 2.347.399
24 bulan : Rp 1.790.903
36 bulan : Rp 1.235.084
48 bulan : Rp 957.850
60 bulan : Rp 792.048
Pinjaman Rp 50 juta
12 bulan : Rp 4.326.337
18 bulan : Rp 2.934.249
24 bulan : Rp 2.238.629
36 bulan : Rp 1.543.855
48 bulan : Rp 1.197.312
60 bulan : Rp 990.060
Simulasi tersebut membantu pelaku usaha memahami estimasi cicilan sebelum mengajukan pinjaman ke bank. Dengan gambaran ini, pemohon dapat memperkirakan kemampuan pembayaran setiap bulan secara lebih realistis. Perencanaan cicilan yang tepat akan menjaga kestabilan keuangan usaha.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Agar pengajuan KUR BRI dapat diproses oleh pihak bank, calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.
Persyaratan ini bertujuan memastikan bahwa pinjaman benar benar digunakan untuk usaha produktif. Selain itu bank juga perlu memastikan bahwa pemohon memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman.
Calon debitur harus merupakan Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Pemohon juga harus memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan. Selain itu pemohon tidak sedang menerima kredit produktif lain kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain e KTP, Kartu Keluarga, serta buku nikah bagi yang sudah menikah. Pemohon juga harus memiliki dokumen usaha seperti NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha. Untuk pinjaman di atas Rp 50 juta biasanya diperlukan juga NPWP sebagai bagian dari kelengkapan administrasi.
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan dengan dua cara yang cukup mudah bagi masyarakat. Cara pertama yaitu datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat untuk berkonsultasi dengan petugas bank. Cara ini sering dipilih oleh pelaku usaha yang ingin mendapatkan penjelasan langsung mengenai prosedur pinjaman.
Cara kedua yaitu mengajukan pinjaman secara online melalui aplikasi BRImo yang tersedia di ponsel. Melalui aplikasi tersebut pemohon dapat mengisi data serta mengunggah dokumen yang diperlukan untuk proses pengajuan kredit.
Langkah ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke bank.
Setelah pengajuan dilakukan pihak bank akan melakukan verifikasi dokumen serta survei usaha yang dijalankan oleh pemohon.
Jika seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan pengajuan disetujui maka dana pinjaman akan dicairkan ke rekening pemohon. Dengan mengetahui tabel cicilan sejak awal pelaku UMKM dapat merencanakan pinjaman sebagai modal usaha secara lebih aman dan terarah.